Tokek rumah adalah sejenis reptil yang masuk ke dalam golongan cecak besar, suku Gekkonidae. Tokek rumah memiliki nama ilmiah Gekko gecko (Linnaeus, 1758). Dalam bahasa lain hewan ini disebut sebagai téko atau tekék (bahasa Jawa), tokék (bahasa Sunda), dan tokay gecko atau tucktoo (bahasa Inggris).

Ciri-ciri tokek adalah pada bagian Dorsal (sisi punggung) kasar, dengan banyak bintil besar-besar. Abu-abu kebiruan sampai kecoklatan, dengan bintik-bintik berwarna merah bata sampai jingga. Ventral (perut, sisi bawah tubuh) abu-abu biru keputihan atau kekuningan. Ekor membulat, dengan enam baris bintil; berbelang-belang.

Jari-jari kaki depan dan belakang dilengkapi dengan bantalan pengisap yang disebut scansor, yang terletak di sisi bawah jari. Gunanya untuk melekat pada permukaan yang licin. Maka, dari sisi atas jari-jari tokek nampak melebar.

Makanan untuk tokek adalah hewan-hewan yang lebih kecil dari mulutya, kebanyakan para pemelihara memberi mereka jangkrik dan ulat hongkong. Tokek juga akan memakan kecoa dan belalang, atau coba anda beri sedikit daging ketika mulutnya menganga. Juga jangan lupa memberinya wadah yang berisi air untuk minumnya.

Karena tokek dapat memanjat permukaan apapun, disarankan agar terrariumnya tertutup. Karena jika tokek itu melarikan diri, selain larinya cepat dan cenderung menuju tempat yang sempit, gigitannya juga berbahaya, ia selalu menggigit dengan kuat dan sulit untuk dilepaskan, mitos berkata bahwa memerlukan sambaran petir untuk melepaskan gigitan tokek.

Cara pembudidayaannya terbilang gampang-gampang susah, karena kelembapan menjdi unsur penting di dalamnya. Caranya, campurkan tokek jantan dan betina dalam satu kandang, maka beberapa hari kemudian akan terlihat dua buah telur putih menempel pada dinding terrarium. Telur tersebut menempel sangat erat pada dinding terrarium sehingga sulit sekali dilepas. Disinilah kelembapan mengambil pernnya, jika kandang tidak lembap, maka telur akan mengkerut dan mati.

Cara membedakan jantan dan betina adalah dari warnanya, tokek jantan berwarna cerah dan tokek betina berwarna gelap. Agar lebih jelas, lihat gambar di bawah ini

Masalah terbesar ketika memelihara tokek adalah ketika membersihkan kandang, karena tokek cenderung menggigit ketika anda memasukkan tangan anda. Maka cara yang tepat adalah melapisi tangan anda dengan sarung tangan, lebih tebal lebih baik, atau menggunakan jaring ikan. Taruh tokek dalam wadah tertutup lain, dan bersihkan kandangnya.

 

Note:

-Jauhkan tokek dari jangkauan anak kecil, karena jika menggigit anda akan tahu sendiri akibatnya

-Meskipun tokek mudah dipelihara, kami sarankan agar anak kecil tidak memeliharanya, karena agak berbahaya

-Jika anda tergigit oleh tokek, jangan dipaksa unuk melepaskannya, cara terbaik adalah merendamnya dalam air dan tokek akan melepaskan gigitannya, atau teteskan cuka pada mulut tokek.